Parulian Silalahi Desak Pemerintah Segera Tangani Kabut Asap di Sumut – Berita24Jam

MEDAN, Berita24Jam.ID – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumatera Utara, Parulian Silalahi, mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Berdasarkan pemberitaan detikSumut pada 15 Oktober 2026, BBMKG Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap dengan jarak pandang di sejumlah wilayah berkisar 1–3 kilometer. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Medan melaporkan konsentrasi PM2.5 pada 14 Oktober 2026 mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik, masuk kategori tidak sehat.

Parulian menilai, imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah tidak cukup tanpa tindakan nyata, mengingat banyak warga tetap harus bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ia mendorong pemerintah mempertimbangkan operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan apabila kondisi atmosfer memungkinkan. Selain itu, pemerintah diminta menyediakan masker gratis, khususnya bagi pekerja lapangan, pengemudi transportasi, pedagang, pekerja informal, dan kelompok rentan.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Pemerintah harus hadir melalui langkah-langkah nyata untuk melindungi masyarakat,” ujar Parulian.

Ia juga meminta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, BMKG, BPBD, dinas kesehatan, serta instansi terkait untuk memperkuat pemantauan kualitas udara, perlindungan kesehatan, dan penanganan sumber kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, pemerintah perlu menyampaikan informasi kualitas udara secara berkala dan transparan agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan sesuai kondisi wilayah masing-masing.

“Jangan menunggu sampai semakin banyak masyarakat mengalami gangguan kesehatan baru kemudian bertindak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Parulian di sela-sela rapat pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumatera Utara di Hotel Deli, Medan.

Pemuda Katolik Sumatera Utara berharap penanganan kabut asap dilakukan secara terkoordinasi, disertai perlindungan kesehatan masyarakat serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

(Redaksi)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

Post Views: 8

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *