Bencana Banjir Pada Pesta Demokrasi yang Lalu dan Sistem Demokrasi Penting untuk di Kaji Kembali kata Penasehat Pemuda Katolik Komda Sumut
Medan, Berita24Jam.ID – Pemilukada serentak yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 yang lalu, menyisakan cerita duka yang mendalam, terkhusus bagi Sumatera Utara, kata Reinheart Tamba, yang merupakan salah satu Dewan Penasehat Pemuda Katolik, Sumatera Utara.
Nyata terlihat dibeberapa titik sungai tanggulnya bocor. Kemudian beliau melihat pentingnya membuat alat pendeteksi dini dibeberapa daerah yang rawan bencana sambungnya. Sebab menurutnya, benar bahwa ini adalah bencana yang tidak bisa kita duga, tapi bisa kita minimalisir, terkhusus ibu kota Medan, yang sampai saat ini masih rawan banjir, meski tidak ada bencana.
Kedukaan lain dari Pesta Demokrasi yang lalu, kata salah satu Dewan Pembina Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumut ini adalah soal korban dari pesta demokrasi yang baru saja merenggut nyawa beberapa mahasiswa dan mengakibatkan korban luka – luka di daerah PAM TIRTANADI Sibolangit. Menurut beliau sistem demokrasi dan peraturan tentang hak memilih mesti diperhatikan dan dikaji ulang kembali. Sebab menurutnya bukan hal yang baru di tiap pemilihan legislatif kabupaten dan bupati mengarahkan masa dari kota ke daerah hanya demi meraup suara. Selain menyebabkan cost yang tinggi bagi para kontestan pemilu, juga melelahkan bagi para pemilih.
Anehnya, menurut beliau ini hanya terjadi untuk pemilihan legislatif daerah dan pemilihan bupati, dan tidak untuk pemilihan Gubernur, DPRD Provinsi, DPRRI dan Pemilihan Presiden. Jadi menurutnya penting untuk dikaji kembali soal hak pemilih ini, apakah boleh bebas memilih tanpa harus pulang kampung imbuhnya.
Selain merasa prihatin dan berbelasungkawa, akhirnya Dewan Penasehat Pemuda Katolik Komda Sumut menekankan pentingnya ada pengkoreksian dan perhatian khusus yang mendalam terhadap alarm bencana di titik rawan bencana, kesiapsiagaan dari pemerintah terhadap musim hujan dan sistem demokrasi yang masih mengecewakan.
(RT)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Post Views: 19










