Dalam Rangka Meningkatkan Layanan Pasien, RSUD Brebes Hadirkan Teknologi Canggih DSA – Berita24Jam

Brebes, Berita24Jam.ID – Sebagai rumah sakit rujukan terbaik di Provinsi Jawa Tengah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes selalu melakukan update terhadap fasilitas maupun peralatan.

Baru-baru ini RSUD Brebes telah meluncurkan pelayanan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA).

DSA dijelaskan oleh wakil direktur pelayanan RSUD Brebes, dr Aries Suparmiati adalah teknologi pencitraan medis yang digunakan di rumah sakit untuk memvisualisasikan pembuluh darah dan struktur vaskular lainnya.

Aries Suparmiati mengatakan, dengan teknologi medis terbaru ini mampu mendeteksi gangguan pembuluh darah.
Bahkan, dengan akurasi tinggi, prosedur yang lebih cepat dan minim rasa nyeri.

Dikatakan Aries Suparmiati, layanan DSA merupakan prosedur radiologi intervensi invasif yang memanfaatkan kateter, wire, media kontras, dan alat fluoroscopy.
“Melalui pancaran sinar X secara real-time, aliran darah yang telah disuntikkan media kontras akan divisualisasikan secara jelas dari fase arteri, kapiler, hingga vena,” kata dr. Aries Suparmiati didampingi Kepala bidang penunjang Miftakhul Janan dan dr. Yuliana, Sabtu (26/4).

Selain itu, lanjut Aries, teknologi ini juga menjadi alat bantu penting dalam mendiagnosis penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah. Termasuk, berbagai kondisi seperti stroke, aneurisme, atau stenosis.

Menurutnya, DSA sangat direkomendasikan bagi pasien dengan risiko tinggi. Seperti, penderita hipertensi, diabetes, atau kadar kolesterol tinggi.

Dengan adanya layanan DSA di RSUD Brebes, menurut dr Aries Suparmiati, pasien dapat memperoleh diagnosis yang lebih akurat dan efektif untuk kondisi vaskular.
Pelayanan dan fasilitas tersebut juga dimaksudkan sebagai bagian dari upaya RSUD Brebes berikan layanan kesehatan yang baik.

“Sebagai bagian kami untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. dan diharapakan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan membantu mereka mendapatkan perawatan yang tepat,” ujarnya.

Layanan DSA ditangani langsung oleh dr. Nur Arif Wibowo, Dokter Spesialis Radiologi (Neuroradiologi Intervensi).

dr. Nur Arif Wibowo mengatakan, prosedur layanan DSA ini tidak hanya bersifat diagnostik. Tetapi juga dapat dilanjutkan langsung ke terapi intervensi sesuai hasil temuan.

DSA kata dr Nur Arif dapat membantu mendeteksi gangguan aliran darah secara lebih presisi, khususnya pada kasus stroke.

“Kami dapat langsung melakukan tindakan intervensi sesuai kondisi pasien. Namun, sementara layanan ini baru diperuntukkan untuk pasien umum karena belum tercover BPJS,” ujarnya.

dr. Nur Arif Wibowo menceritakan pengalaman saat dirinya menangani pasien dengan keluhan infark di lobus oksipal.

“Jadi pasien itu sudah lama kurang lebih 3-4 Tahun lalu, jadi keluhannya itu anggota gerak badan memang agak lemas terus kaku pada leher dan wajah bagian kiri itu terasa kesemutan,” kata Nur Arif Wibowo.

Kemudian, ia pun akan menilai apa sebenarnya yang terjadi pada pasien tersebut. Kemudian dengan menggunakan obat secara langsung ia masukan obat melalui pembuluh darah.

“Kemudian kita nilai, Alhamdulillah sudah selesai kurang lebih satu jam pada pemeriksaan pasien tersebut,” terangnya.

(Rtn)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS

Post Views: 92

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *