Pria Tewas Dibacok 4 Pelaku di Sidotopo Surabaya, Polisi Buru Pelaku – Berita24Jam

Surabaya, Berita24Jam.ID – Surabaya kembali diguncang aksi kekerasan jalanan yang merenggut nyawa. Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas bersimbah darah setelah menjadi korban pembacokan brutal di kawasan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Rabu (29/4/2026) siang. Peristiwa ini sontak menghebohkan warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian perkara (TKP), korban diduga menjadi sasaran penyerangan oleh empat orang pria yang datang secara bersamaan. Para pelaku disebut membawa senjata tajam jenis celurit dan langsung menyerang korban tanpa memberi kesempatan untuk melarikan diri.

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi menuturkan, aksi tersebut berlangsung cepat dan terkesan sudah direncanakan. Para pelaku datang, menghadang korban, lalu melancarkan serangan secara brutal sebelum akhirnya melarikan diri.

“Ada empat orang menghadang korban, langsung menyabetkan celurit, lalu kabur,” ujar saksi di lokasi kejadian, Rabu (29/4/2026).

Serangan tersebut membuat korban mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia di tempat. Tubuh korban ditemukan tergeletak di dalam gang dengan kondisi bersimbah darah, sebelum akhirnya ditutupi kain oleh warga yang merasa prihatin.

Kejadian ini langsung memicu kepanikan warga sekitar. Beberapa di antaranya bergegas melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian, yakni Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Tak berselang lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengamankan area sekitar. Saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas kemudian melakukan proses identifikasi awal terhadap korban. Namun hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Tidak ditemukan identitas diri di lokasi kejadian, sehingga proses pendalaman masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Kanit Reskrim Polsek Semampir, Iptu Suud, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa anggotanya telah turun langsung ke lokasi untuk menangani kasus tersebut.

“Petugas sudah ke lokasi kejadian dan kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Suud singkat.

Pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait motif di balik pembacokan tersebut. Selain itu, identitas para pelaku juga masih dalam tahap penyelidikan. Aparat masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mencari bukti tambahan di lapangan.

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kekerasan menggunakan senjata tajam di wilayah Surabaya, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Semampir. Aksi pembacokan yang terjadi secara terbuka di siang hari ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Beberapa warga mengaku resah dengan meningkatnya aksi kriminalitas yang dinilai semakin nekat. Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut.

“Sekarang makin berani, siang bolong saja bisa terjadi pembacokan seperti ini. Kami jadi khawatir,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Setelah proses identifikasi di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Dinas Sosial Kota Surabaya. Korban dibawa ke kamar jenazah untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian serta mengumpulkan bukti forensik.

Autopsi juga diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban, termasuk mengungkap kemungkinan adanya tanda-tanda kekerasan lain yang bisa menjadi petunjuk dalam penyelidikan.

Pihak kepolisian saat ini masih bekerja intensif untuk mengungkap kasus tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain memeriksa saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat pola penyerangan yang dilakukan secara berkelompok dengan menggunakan senjata tajam. Pola tersebut kerap dikaitkan dengan konflik antar kelompok atau motif dendam pribadi, meski hingga kini belum dapat dipastikan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Peran aktif warga dinilai penting untuk membantu percepatan pengungkapan kasus.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga diharapkan meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta mencegah kejadian serupa terulang kembali. Penguatan patroli di titik-titik rawan menjadi salah satu langkah yang dinilai mendesak.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bahwa ancaman kriminalitas masih nyata dan bisa terjadi kapan saja. Upaya preventif dan respons cepat dari aparat serta partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus pembacokan yang menewaskan pria misterius tersebut dan memburu para pelaku hingga tertangkap.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

Post Views: 14

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *