92 Warga Samosir Terima Bantuan UEP, Terbanyak di Sumatera Utara – Berita24Jam
SAMOSIR, Berita24Jam.ID – Sebanyak 92 warga Kabupaten Samosir menerima bantuan melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Jumlah penerima tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara yang mendapatkan program serupa pada tahun ini.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Samosir, Jumat (18/9/2026). Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang telah memiliki usaha maupun keterampilan produktif agar dapat mengembangkan aktivitas ekonominya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Dengan demikian, bantuan diarahkan agar dapat digunakan secara langsung untuk menunjang kegiatan usaha dan meningkatkan produktivitas penerima.
Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri Asisten I Setdakab Samosir Tunggul Sinaga yang mewakili Bupati Samosir, Kastro Sitanggang yang mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinsos PMD Kabupaten Samosir Hans Rikardo Sidabutar, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir Immanuel T.P. Sitanggang, serta para penerima bantuan.
Pemkab Samosir Apresiasi Dukungan Pemprov Sumut
Bupati Samosir yang diwakili Asisten I Tunggul Sinaga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Samosir melalui program UEP.
Menurut Tunggul, bantuan tersebut sejalan dengan perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap pemberdayaan masyarakat, terutama bagi pelaku usaha dan warga yang memiliki keterampilan produktif.
“Bupati dan Wakil Bupati Samosir sangat menaruh perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat. Berbagai upaya dan pengusulan terus dilakukan agar masyarakat, khususnya pelaku usaha dan mereka yang memiliki keterampilan produktif, mendapatkan dukungan untuk mengembangkan usahanya,” ujar Tunggul.
Ia mengatakan, pemberian bantuan UEP juga mencerminkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan yang telah dimiliki sehingga tidak hanya menjadi aktivitas produktif, tetapi juga dapat berkembang menjadi sumber penghasilan bagi keluarga.
Bantuan Bersumber dari APBD Sumut

Sementara itu, Kastro Sitanggang menjelaskan bahwa bantuan UEP sepenuhnya bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara.
Pada 2026, program tersebut disalurkan kepada masyarakat di 18 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Samosir. Sasaran program adalah masyarakat yang telah memiliki keterampilan maupun usaha rumahan dan membutuhkan dukungan peralatan untuk meningkatkan produktivitas.
Sebelum bantuan disalurkan, pemerintah terlebih dahulu melakukan asesmen dan survei. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jenis bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing penerima.
Dengan proses tersebut, bantuan diharapkan tidak sekadar menjadi bantuan barang, tetapi benar-benar dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi penerima.
Setelah bantuan disalurkan, pemerintah juga akan melakukan monitoring dan evaluasi. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tetap berada pada penerima dan digunakan sebagaimana mestinya.
Kastro yang merupakan putra asal Salaon, Kecamatan Ronggur Nihuta, turut menyampaikan perhatian terhadap masyarakat Samosir. Ia mengatakan akan terus berupaya membuka ruang agar masyarakat Samosir memperoleh kesempatan dan dukungan pemberdayaan yang lebih besar.
“Sebagai putra Samosir, tentu ada perhatian dan rasa tanggung jawab untuk melihat masyarakat kita semakin maju. Sepanjang ada ruang dan kesempatan, kita akan berupaya agar Samosir mendapatkan kuota yang lebih banyak, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat diberdayakan melalui program-program seperti ini,” ujar Kastro.
92 Penerima Bergerak di Berbagai Bidang Usaha
Sebanyak 92 penerima bantuan UEP di Samosir berasal dari berbagai bidang usaha dan keterampilan. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat dengan jenis kegiatan produktif yang beragam.
Rinciannya, penerima dari usaha pangkas sebanyak 8 orang, doorsmeer 7 orang, menjahit 15 orang, pembuatan kue 10 orang, perbengkelan sepeda motor 10 orang, pertanian 20 orang, pertukangan bangunan 15 orang, serta salon wanita sebanyak 7 orang.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa penerima bantuan tidak hanya berasal dari satu sektor usaha. Program UEP menjangkau berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari jasa, keterampilan rumah tangga, pertanian hingga usaha yang berkaitan dengan perbengkelan dan pertukangan.
Kastro juga mengingatkan para penerima agar bantuan yang telah diberikan tidak dipindahtangankan atau dijual. Bantuan tersebut harus dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan program karena bantuan UEP dirancang sebagai dukungan produktif bagi masyarakat yang telah memiliki kegiatan ekonomi.
Pemkab Samosir Akan Kembali Mengusulkan Penerima
Kepala Dinsos PMD Kabupaten Samosir Hans Rikardo Sidabutar mengatakan, sebelum penetapan penerima, Pemkab Samosir telah mengusulkan sejumlah calon penerima bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dari proses tersebut, sebanyak 92 warga akhirnya mendapat kesempatan menerima bantuan UEP pada tahun 2026.
Namun, jumlah tersebut belum mencakup seluruh masyarakat yang sebelumnya diusulkan. Masih terdapat warga lain yang belum mendapatkan bantuan pada tahun ini.
“Memang masih banyak yang belum terakomodir. Baru 92 yang mendapat kesempatan tahun ini. Kita berharap ke depan jumlah bantuan dan penerima yang dapat diakomodir semakin besar,” kata Hans.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan adanya dukungan pemerintah terhadap masyarakat yang berupaya mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimiliki.
Pemkab Samosir, lanjut Hans, akan terus melakukan koordinasi serta mengusulkan berbagai program pemberdayaan kepada pemerintah di tingkat provinsi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan dalam mengembangkan usaha.
Diharapkan Jadi Modal Produktif

Penyaluran bantuan UEP kepada 92 warga Samosir pada 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian peralatan semata.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal produktif yang membantu penerima meningkatkan kapasitas usaha, memperbaiki produktivitas, menambah pendapatan, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian, misalnya, dukungan peralatan diharapkan dapat menunjang kegiatan produktif. Begitu pula bagi pelaku usaha menjahit, pembuatan kue, pangkas, salon, doorsmeer, perbengkelan dan pertukangan, bantuan diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan usaha yang sudah berjalan.
Dengan penerima yang tersebar di berbagai bidang, program UEP menjadi salah satu bentuk dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha berbasis keterampilan.
Pemerintah Kabupaten Samosir juga berharap koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat terus berjalan sehingga peluang masyarakat untuk memperoleh program pemberdayaan semakin terbuka.
Bantuan UEP 2026 yang diterima 92 warga sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat Samosir melalui pengembangan usaha yang sudah dimiliki. Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima dan keluarganya.
(S Situmorang)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G
Post Views: 9










