Gus Muhaimin Salurkan Bantuan Air Bersih, Sumur Warga Lubuk Linggau Kering Hampir Tiga Pekan – Berita24Jam
LUBUKLINGGAU, Berita24Jam.ID – Musim kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Warga RT 11, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, mengalami kesulitan mendapatkan air setelah sumur mereka mengering selama hampir tiga pekan.
Merespons kondisi tersebut, bantuan air bersih dari Gus Muhaimin disalurkan kepada warga pada Selasa (20/10/2026). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan sumber air.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Elvaria Novianti, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, bersama Hj. Empi Darnis, Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I dan Selatan II.
Kedatangan armada tangki air bersih disambut antusias oleh warga. Sejumlah ibu rumah tangga terlihat telah menyiapkan ember, jeriken, dan drum untuk menampung air yang akan digunakan bagi berbagai kebutuhan rumah tangga.
Bagi warga yang sumurnya telah mengering selama berminggu-minggu, pasokan air tersebut menjadi bantuan penting untuk memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari mandi, mencuci pakaian, hingga memasak.
Salah seorang warga RT 11 mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan, hampir tiga pekan tanpa pasokan air dari sumur membuat masyarakat harus menghadapi kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, sudah hampir tiga minggu sumur warga kering. Air bantuan ini sangat membantu kami untuk mandi, cuci, dan masak. Terima kasih Gus Muhaimin, Mbak Elvaria dan Ibu Empi,” ujar warga tersebut.
Bantuan air bersih ini menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak musim kemarau. Ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kelancaran aktivitas keluarga, terutama ketika sumber air yang biasa digunakan warga tidak lagi dapat diandalkan.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Elvaria Novianti, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Gus Muhaimin terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
Menurut Elvaria, informasi mengenai kondisi warga Marga Rahayu yang mengalami krisis air menjadi perhatian sehingga bantuan dapat segera disalurkan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.
“Gus Muhaimin titip salam untuk warga Marga Rahayu. Beliau mendengar langsung ada krisis air bersih di sini. Kami dari PKB bergerak cepat. Ini bukan hanya soal air, tapi soal kemanusiaan. Semoga bisa meringankan beban warga RT 11,” kata Elvaria saat penyaluran bantuan.
Elvaria berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama sumber air mereka belum pulih. Penyaluran tersebut juga menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan ketika menghadapi kesulitan akibat kondisi lingkungan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau, Hj. Empi Darnis, menegaskan bahwa pemantauan terhadap kondisi masyarakat di wilayah Dapil III akan terus dilakukan, khususnya di daerah yang mulai mengalami kekeringan.
Empi menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, persoalan kekurangan air bersih tidak hanya dialami warga RT 11 Kelurahan Marga Rahayu. Sejumlah titik lain di Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I dan Selatan II juga mulai terdampak.
“Kami sudah data, tidak hanya RT 11, beberapa titik di Selatan I dan II juga mulai kekeringan. Insya Allah kami akan terus berkoordinasi agar bantuan air bersih bisa berlanjut. Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Empi.
Pendataan tersebut menjadi perhatian karena dampak kemarau berpotensi dirasakan oleh lebih banyak warga apabila sumber air terus mengalami penurunan. Karena itu, koordinasi untuk melanjutkan penyaluran bantuan di wilayah yang membutuhkan menjadi salah satu langkah yang diharapkan masyarakat.
Bagi warga, bantuan air bersih tidak hanya membantu mengatasi kebutuhan sesaat, tetapi juga memberikan dukungan di tengah ketidakpastian ketersediaan air selama musim kemarau. Air yang tersedia dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga yang tidak bisa ditunda, seperti memasak, membersihkan diri, dan mencuci.
Warga berharap bantuan serupa dapat terus disalurkan selama musim kemarau berlangsung, setidaknya hingga hujan kembali turun dan sumber air di lingkungan mereka pulih seperti sediakala.
Harapan tersebut muncul karena sumur yang mengering selama hampir tiga pekan telah menyulitkan warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya pasokan air dari tangki, masyarakat memperoleh bantuan untuk menghadapi kondisi tersebut sambil menunggu sumber air kembali tersedia.
Kondisi di Marga Rahayu juga menjadi perhatian bagi wilayah lain di Lubuk Linggau Selatan I dan Selatan II yang mulai mengalami kesulitan air bersih. Pendataan dan koordinasi lanjutan diharapkan membantu penyaluran bantuan agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan air bersih dari Gus Muhaimin melalui Elvaria Novianti dan Hj. Empi Darnis diharapkan dapat meringankan beban warga RT 11 Kelurahan Marga Rahayu. Masyarakat pun berharap dukungan tersebut berlanjut selama kemarau, hingga ketersediaan air kembali normal.
Dengan terpenuhinya kebutuhan air bersih, warga diharapkan dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih baik meskipun masih menghadapi dampak musim kemarau.
(Vhio)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G
Views: 19










