Naoya Inoue Tak Ingin Bermain Aman di Pengujung Karier, Siap Naik Kelas
Naoya Inoue mengaku tidak ingin menjalani sisa karier dengan bermain aman. Petinju Jepang itu bahkan membuka kemungkinan naik ke kelas bulu jika pertarungan melawan Jesse “Bam” Rodriguez tidak terwujud.
Dalam wawancara eksklusif dengan The Ring pada 19 Agustus di Korakuen Hall, Tokyo, Inoue mengaku sedang menikmati jeda mental setelah mengalahkan Junto Nakatani melalui keputusan juri di Tokyo Dome pada 2 Mei.
Ia belum mengumumkan pertarungan berikutnya.
“Secara mental, itu mungkin yang paling besar. Kalau sudah memiliki pertarungan berikutnya, meski sedang libur, saya tetap memikirkannya. Sekarang tidak ada sama sekali, jadi rasanya benar-benar berbeda,” kata Inoue.
Naoya Inoue bertarung empat kali pada 2025, tetapi baru sekali tahun ini. Ia mengatakan masih bisa bertanding pada Oktober atau November, namun memilih beristirahat setelah pertarungan melawan Nakatani yang telah direncanakan selama dua tahun.
Mengenai potensi pertarungan dengan Rodriguez, Inoue menilai laga tersebut bukan sesuatu yang wajib diwujudkan. Namun, jika ingin memaksimalkan waktunya di kelas bantam super, Rodriguez merupakan pilihan terbaik.
Jika laga itu tidak terjadi pada Februari atau Maret tahun depan, Inoue mempertimbangkan naik ke kelas bulu.
“Saya tidak ingin menghabiskan dua atau tiga tahun terakhir karier hanya dengan bermain aman. Saya ingin naik satu divisi lagi dan terus menantang diri,” ujarnya.
Inoue telah menyaksikan kemenangan KO Rodriguez atas Antonio Vargas pada debutnya di kelas bantam pada 13 Juni.
Ia menilai kondisi fisik Rodriguez tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kekuatan utamanya bukan sekadar tenaga. Rodriguez mampu memukul dengan akurasi tinggi dari sudut yang tidak terlihat lawan.
Menurut Naoya Inoue, kemampuan tersebut menjadi kunci mencetak KO ketika naik kelas. Ia bahkan menilai secara fisik dirinya dan Rodriguez tidak terlalu berbeda karena keduanya sama-sama naik dari kelas terbang ringan.
“Saya pikir jika kami bertarung, itu akan menjadi pertarungan yang sangat menarik,” kata Inoue.
Inoue menegaskan pembuatan berat badan di kelas bantam super masih mudah dan merupakan kelas alaminya.
Namun, ia mulai kehilangan gairah karena tidak banyak lawan yang membuatnya bersemangat. Jika naik kelas, ia memperkirakan kelas bulu akan menjadi divisi terakhirnya.
Di kelas bulu, juara dunia saat ini adalah Rafael Espinoza, Bruce Carrington, Angelo Leo, dan Brandon Figueroa.
Inoue menilai semuanya menarik, tetapi gaya Espinoza dan Figueroa yang unik serta kemampuan mengatur jarak membuat pertarungan melawan keduanya sulit diprediksi. Leo dan Carrington dinilainya lebih tradisional.
Untuk 2027, Naoya Inoue berharap bertarung sekitar dua kali. Ia juga mengakui kini berada di fase akhir dari fase akhir kariernya.
Ayah sekaligus pelatihnya, Shingo, berharap Inoue pensiun tanpa terkalahkan. Inoue mengaku ingin mempertahankan target tersebut, tetapi tidak ingin terlalu terikat pada rekor sempurna hingga mengorbankan semangat untuk terus menantang diri.
“Sebagian diri saya ingin mengakhiri karier tanpa terkalahkan. Namun, saya juga ingin menunjukkan melalui cara saya menjalani bagian akhir karier bahwa saya bersedia terus menantang diri sampai akhir,” ujar Inoue.
Artikel Tag: naoya inoue, jesse rodriguez, junto nakatani
Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/tinju/naoya-inoue-tak-ingin-bermain-aman-di-pengujung-karier-siap-naik-kelas










