Bocah Berusia 3,5 Tahun Tercebur di Selokan Babatan Wiyung Hingga Kini Masih Belum Ditemukan – Berita24Jam
Surabaya, Berita24Jam.ID – Bocah Laki – laki inisial MR berusia 3,5 tahun yang tercebur ke selokan dan terseret arus saat bermain air hujan di Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya. Pada hari selasa 24 Desember 2024 lalu, sampai kini masih belum ditemukan.
Saat ini para petugas dari BPBD Kota Surabaya dibantu pihak keluarga memperluas pencarian hingga menelusuri sungai di Perumahan Royal Residence, dengan mengunakan perahu karet.
Diketahui sebelumnya bocah berusia 3,5 tahun itu awalnya sedang bermain hujan tanpa mengenakan busana bersama seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki.
Saat mendekati selokan yang berada dekat sebuah rumah, korban melangkah terlalu jauh dan tercebur ke dalam selokan dengan arus yang deras.
Tubuh korban langsung terbawa arus dan menghilang dari pandangan teman-temannya, yang kemudian terlihat panik dan menangis.
“Diinformasikan ke kami, kejadiannya pukul 15.30 WIB, langsung menghubungi BPBD untuk upaya pencarian,” ujar Kapolsek Wiyung, Kompol Slamet Agus Sambodo, saat dikonfirmasi, kamis (26/12/2024).
Saat ini Petugas bersama warga setempat membuka upaya pencarian tersebut dengan mengecek selokan perkampungan, Namun, masih belum menemukannya di lokasi korban hanyut.
“Pencarian dari titik yang viral di video itu terus dilakukan. Karena dicurigai (korban) tersangkut, saluran itu lebarnya kurang lebih 50 hingga 60 sentimeter,” jelas Slamet.
Informasi terbaru menyebutkan, ada warga yang melihat tubuh seorang anak kecil mengapung di sungai dekat lokasi, namun saksi tersebut tidak berani menolong karena tidak bisa berenang.
“Karena keterbatasan jarak pandang saat malam hari dan cuaca, pencarian akan dilanjutkan pagi ini, pukul 07.00 WIB. Informasinya juga menurunkan perahu,” tutup Kapolsek.
Sementara itu orang tua asuh korban, Wibi Harianto (50) mengatakan, dirinya dan anggota keluarga lainya ikut mencari sejak korban dikabarkan hanyut ke selokan, yang berada di sekitar tempat kosnya.
“Saya kerja di proyek perumahan, dijemput istri katanya MR hanyut ke selokan. Terus cari sama ini pakde sama pamannya,” kata Wibi.

Untuk kedua orang tua kandung korban tidak ikut mencari karena saat ini bekerja di Malaysia, namun berharap korban segera ditemukan.
“Ya gimana, namanya orangtua, buah hati, kepikiran kalau enggak ikut cari, ditawari atau enggak ya pengen ikut. Kalau orangtua kandungnya korban sekarang kerja di Malaysia,” jelasnya.
(Sigit Santoso)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Post Views: 67










