Erick Thohir Ungkap Beda Naturalisasi Indonesia, Vietnam dan Malaysia
Berita Timnas – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkap perbedaan strategi naturalisasi yang diterapkan Timnas Indonesia dengan Vietnam dan Malaysia. Menurutnya, setiap negara memiliki formula masing-masing untuk memperkuat skuad menghadapi persaingan internasional.
Erick Thohir menilai fenomena naturalisasi pemain di kawasan Asia Tenggara semakin berkembang. Vietnam menjadi salah satu negara yang cukup agresif setelah menaturalisasi tiga pemain asal Brasil dan berencana menambah pemain dari negara lain.
“Kita bisa lihat dari Vietnam yang sudah mulai menaturalisasi lebih dari tiga pemain kemarin tambahan.”
“Setelah tiga pemain dari Brasil, kini mereka mau menambah lagi dari Afrika.”
Erick menjelaskan bahwa aturan FIFA memang memungkinkan seorang pemain memperoleh kewarganegaraan melalui sejumlah jalur, termasuk telah tinggal dan bermain selama lima tahun di suatu negara atau memiliki garis keturunan.
“Ya memang aturan FIFA itu diperbolehkan naturalisasi apakah individu yang sudah bermain 5 tahun di liganya ataupun dari turunan dari sampai nenek dan kakek,” kata Erick Thohir.
Sementara itu, Indonesia lebih banyak memilih jalur pemain keturunan. Sejumlah pemain dari Belanda, Australia hingga Amerika Serikat telah memperkuat Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
“Tentu Indonesia hari ini naturalisasinya lebih banyak kepada pemain yang punya darah Indonesia.”
“Ya seperti tentu yang dari Belanda, ataupun dari Australia, dan bahkan di timnas putri ada yang dari Amerika,” ujarnya.
“Nah, ini yang kita coba berbeda perspektif dengan negara lain, ya ini memang masing-masing negara punya formulanya, tidak ada yang salah dan benar,” lanjutnya.
Menurut Erick, Malaysia juga mulai mengadopsi pendekatan serupa dengan mencari pemain keturunan sekaligus menaturalisasi pemain dari berbagai negara.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, sedangkan Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
“Karena negara-negara tetangga tidak melihat turnamen ini sebelah mata.”
“Mudah-mudahan kita bisa menjadi tuan rumah yang baik, dan juga tim nasionalnya punya hasil yang baik,” tutup Erick Thohir.
Artikel Tag: vietnam, malaysia, erick thohir, timnas indonesia, asean cup 2026
Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/bola/erick-thohir-ungkap-beda-naturalisasi-indonesia-vietnam-dan-malaysia










