Fariba Hashimi Bawa Pesan Perempuan Afghanistan lewat Perak Asian Games
Bagi Fariba Hashimi, meraih medali perak balap sepeda jalan raya putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bukan bagian tersulit dalam perjalanan kariernya.
Atlet Afghanistan itu justru menghadapi tantangan besar untuk berlatih di negaranya sendiri sebelum meninggalkan Afghanistan pada 2021.
Hashimi meraih perak pada Selasa (22/9) dengan catatan waktu 2 jam 50 menit 5 detik.
Prestasi tersebut menjadi bagian terbaru dari perjalanan atlet yang memilih meninggalkan negaranya setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan pada 2021.
Sebelum pergi, Hashimi harus menyamarkan dirinya sebagai pria agar dapat berlatih dengan lebih aman.
“Setiap kali pergi latihan, saya berpakaian seperti laki-laki,” kata Hashimi.
Ia juga berusaha menutupi wajahnya agar tidak dikenali. Menurut Hashimi, ketika identitasnya sebagai perempuan diketahui, ia pernah menghadapi kekerasan.
“Karena terkadang ketika mereka mengenali saya, mereka berusaha melempari saya dengan batu atau memukul saya,” ujarnya.
Hashimi akhirnya meninggalkan Afghanistan pada 2021 demi mengejar cita-citanya sebagai atlet sekaligus membawa pesan mengenai kesempatan bagi perempuan Afghanistan.
“Pada 2021, ketika Taliban masuk ke negara saya, saya melarikan diri karena ingin mengikuti impian saya,” katanya. “Saya ingin menunjukkan kepada perempuan Afghanistan di seluruh dunia bahwa kami bisa mendapatkan kesempatan.”
Medali perak di Nagoya membuat Fariba Hashimi diliputi emosi. Namun, baginya, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi pribadi.
“Saya benar-benar sangat bahagia dan penuh emosi. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya kepada Anda,” kata Hashimi.
Ia masih memiliki impian untuk suatu hari kembali ke Afghanistan dan mengendarai sepeda di jalan-jalan Kabul bersama perempuan lain.
“Saya berharap suatu hari bisa kembali ke negara saya dan bersepeda di jalan-jalan Kabul, serta bersepeda bersama perempuan lain untuk berbagi gairah yang sama,” ujarnya.
Fariba Hashimi juga berharap perubahan dapat terjadi di negaranya pada masa depan.
Ia mengaku lelah dengan kondisi yang dihadapi masyarakat Afghanistan dan berharap pencapaiannya dapat menjadi pesan bagi para penguasa Taliban.
“Saya berharap di masa depan beberapa hal berubah. Saya pikir kami benar-benar lelah dengan situasi negara kami dan saya berharap Taliban melihatnya,” katanya.
Hashimi menilai pengalaman yang dilaluinya menunjukkan kekuatan yang dapat dimiliki perempuan ketika diberi kesempatan.
“Saya tahu betapa kuatnya seorang perempuan. Itulah mengapa Taliban takut terhadap perempuan,” ujarnya.
Artikel Tag: asian games
Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/fariba-hashimi-bawa-pesan-perempuan-afghanistan-lewat-perak-asian-games










