Granit Xhaka Diselidiki atas Dugaan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Palsu

Berita24Jam.ID –

Berita Sepak Bola: Gelandang Sunderland, Granit Xhaka, diterpa kabar tak sedap dari negara asalnya usai namanya masuk dalam penyelidikan kejaksaan Swiss terkait dugaan penggunaan sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu. Kabar mengejutkan ini pertama kali diungkapkan oleh media Swiss, Blick.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Kanton Lucerne ini berfokus pada dugaan bahwa Kapten Timnas Swiss tersebut sebenarnya tidak pernah menerima suntikan vaksin, melainkan hanya memperoleh sertifikatnya saja. Kasus ini bermula dari penggeledahan praktik seorang dokter di Lucerne pada 2023 yang diduga menerbitkan sertifikat palsu untuk banyak klien, termasuk Xhaka.

Kasus pemalsuan ini kembali mencuat ke publik dan berpotensi mencoreng citra sang pemain yang diboyong Sunderland dari Bayer Leverkusen pada Juli 2025 lalu. Juru bicara Kejaksaan Kanton Lucerne, Simon Kopp, mengonfirmasi kabar penyelidikan tersebut saat diwawancarai oleh Blick.

“Tujuannya adalah untuk mengklarifikasi apakah telah terjadi tindakan yang relevan di bawah hukum pidana sehubungan dengan kemungkinan memperoleh sertifikasi palsu secara curang dan/atau pemalsuan dokumen,” ujar Simon Kopp saat memberikan keterangannya kepada Blick.

Pihak berwenang dijadwalkan akan memeriksa mantan pemain Arsenal tersebut secara langsung, yang kemungkinan besar berlangsung pada awal Oktober mendatang. Kendati demikian, pihak Granit Xhaka dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan siap bersikap kooperatif selama proses hukum berjalan.

Juru bicara sang pemain, Andreas Bantel, menyampaikan klarifikasi resmi kepada Blick untuk meluruskan isu yang beredar. Menurutnya, Xhaka memiliki bukti sah terkait riwayat vaksinasi yang dijalaninya.

“Granit Xhaka bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dan sangat transparan. Dia memiliki konfirmasi dari dokternya bahwa dia telah divaksinasi Covid-19 untuk pertama kalinya pada 25 Januari 2022, dan untuk kedua kalinya pada 11 November 2022,” tegas Andreas Bantel kepada Blick.

Kuasa hukum dari dokter yang bersangkutan, Cornel Borbély, juga mengonfirmasi kepada Blick bahwa kliennya menyatakan memang benar telah menyuntikkan vaksin kepada Xhaka. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Swiss memilih untuk tidak memberikan komentar terkait proses hukum yang sedang berjalan, langkah yang diprediksi juga akan diambil oleh klubnya, Sunderland.

Artikel Tag: granit xhaka, sunderland, timnas swiss

Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/bola/granit-xhaka-diselidiki-atas-dugaan-sertifikat-vaksinasi-covid-19-palsu



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *