Jorge Valdano Ungkapkan Cara Menghentikan Lamine Yamal

Berita24Jam.ID –

Berita Liga Spanyol: Mantan pemain Real Madrid, Jorge Valdano ungkapkan bagaimana cara menghentikan Lamine Yamal.

Jorge Valdano adalah salah satu sosok yang sempat berkecimpung dalam dunia sepak bola di era ketika gawang masih berbentuk melengkung, kaus pemain dimasukkan ke dalam celana, dan wasit selalu mengenakan seragam hitam. Ia pensiun pada tahun 1987, namun sebelumnya ia sempat bermain untuk Alavés, Zaragoza, dan terakhir Real Madrid—klub tempat ia kemudian menjabat sebagai Manajer Umum.

Pada masa itu, pemain sepak bola yang piawai benar-benar menonjol jauh di atas yang lain. Bukan tanpa alasan para pemain hebat di era tersebut tetap dikenang—seperti Diego Maradona, rekan setim Valdano di tim nasional Argentina yang menjuarai Piala Dunia 1986.

Meskipun dalam dekade-dekade berikutnya terus bermunculan pemain yang dianugerahi bakat istimewa—seperti Ronaldinho, Robben, Neymar, atau Messi—kenyataannya, tren umum saat ini justru berupaya menyeragamkan gaya permainan melalui akademi-akademi klub di seluruh dunia.

Valdano menegaskan bahwa fenomena ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut dalam sepak bola modern: “Jika kita berbicara tentang sebuah permainan namun justru mematikannya, berarti ada sesuatu yang salah,” ujarnya, merujuk pada tipe pelatih yang terlalu mengutamakan taktik hingga membatasi pemain dengan gaya bebas dan kreatif, seperti Lamine Yamal.

“Sepak bola kini menjadi sangat metodologis, padahal metodologi seharusnya justru memahami siapa yang perlu dibiarkan tampil beda. Masalah pada akademi-akademi saat ini adalah keinginan untuk membuat semua pemain menjadi seragam,” ungkap mantan penyerang tengah asal Argentina itu dalam siniar ‘Tercer acto’ dari El País.

“Bermain dengan satu atau dua sentuhan saja justru akan melenyapkan sosok seperti Maradona atau Lamine Yamal.”

Artikel Tag: diego maradona, jorge valdano, lamine yamal

Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/bola/jorge-valdano-ungkapkan-cara-menghentikan-lamine-yamal



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *