KTM Disebut Sia-siakan Masa Emas Brad Binder dan Pedro Acosta di MotoGP
Berita MotoGP – Kemenangan Pedro Acosta di MotoGP Austria mengakhiri penantian panjang KTM di kelas utama. Namun di balik keberhasilan tersebut kembali muncul sorotan terhadap perjalanan KTM yang dinilai belum mampu memaksimalkan talenta Brad Binder dan Acosta.
KTM akhirnya mengakhiri paceklik kemenangan selama empat tahun setelah Pedro Acosta menjadi yang tercepat pada MotoGP Austria 2026.
Acosta memang dianggap memiliki talenta luar biasa. Namun, pembalap asal Spanyol itu baru meraih kemenangan perdana setelah menjalani 56 balapan di kelas MotoGP.
Situasi tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai perkembangan KTM dalam beberapa tahun terakhir. Tim pabrikan Austria itu sempat menjadi salah satu penantang serius Ducati, tetapi kemudian tertinggal dari Aprilia dan kesulitan menjaga konsistensi performanya.
KTM sebenarnya pernah menunjukkan potensi besar. Pada 2022, tim pabrikan mereka finis sebagai runner-up klasemen tim di belakang Ducati. Setahun kemudian, Brad Binder mencatat hasil terbaik pembalap KTM di klasemen MotoGP dengan menempati posisi keempat.
Pada 2024, KTM bahkan menempatkan dua pembalap di enam besar klasemen melalui Binder dan Acosta. Namun, momentum tersebut tidak berlanjut menjadi perebutan gelar juara dunia.
Menurut laporan Motorsport.com, sejumlah pihak di paddock menilai persoalan internal dan budaya kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat KTM. Seorang mantan karyawan KTM bahkan menilai sikap keras kepala dan kurangnya kesabaran dari pihak manajemen turut menghambat perkembangan tim.
“Kebanggaan dan keras kepala KTM selalu menjadi penghambat. Orang-orang yang memimpin tidak memiliki kesabaran. Tanpa metode dan arah yang jelas, sangat sulit untuk berhasil di MotoGP,” ujar mantan karyawan tersebut.
KTM juga mengalami sejumlah perubahan penting. Francesco Guidotti meninggalkan posisi manajer tim pada akhir 2024 setelah sekitar dua setengah tahun bekerja, sedangkan kepala teknis Fabiano Sterlacchini pergi sebelum musim 2025.
Brad Binder sendiri telah membela KTM sepanjang kariernya di MotoGP. Namun, tim tersebut dinilai belum mampu memberikan paket yang cukup kompetitif untuk memaksimalkan periode terbaiknya.
Hal serupa terjadi pada Acosta. Meski menunjukkan performa luar biasa, ia akhirnya memilih meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati pada 2027.
Dengan perubahan besar dalam susunan pembalap untuk 2027, KTM menghadapi tantangan untuk membangun kembali proyek mereka sekaligus menjawab pertanyaan apakah kesalahan masa lalu telah membuat mereka kehilangan kesempatan memaksimalkan talenta yang dimiliki.
Artikel Tag: ktm, brad binder, pedro acosta, motogp 2026
Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ktm-disebut-sia-siakan-masa-emas-brad-binder-dan-pedro-acosta-di-motogp










