Lawan Kotak Kosong, 99 Persen Pasangan Eri-Armuji Menang di Pilwali Surabaya 2024 – Berita24Jam
Surabaya, Berita24Jam.ID – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji dipastikan bakal melawan kotak kosong pada Pilkada serentak yang di selenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.
Kepastian tersebut lantaran seluruh partai politik yang berjumlah 18 partai baik di Parlemen maupun non Parlemen seluruhnya menyatakan dukungannya kepada calon Walikota dan Wakil Walikota petahana. Dikarenakan pasangan Er-Ji sangat pas untuk memimpin lagi Kota Pahlawan 5 tahun kedepan.
Surokim Abdul Salam pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menilai fenomena kotak kosong ini menjadi kegagalan suatu partai dalam menyiapkan para kadernya untuk menjadi pemimpin yang berkualitas.
“Para partai politik tidak menyiapkan sejak awal tokoh yang akan lawan petahana sehingga tidak ada lawan seimbang yang menyaingi Eri-Armuji,” kata Surokim, kamis (29/8/2024).
Apabila mengacu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas ambang parlemen. Partai bisa mengajukan sendiri calon untuk kontestasi lima tahunan itu. Tak hanya itu, fenomena kotak kosong juga dipicu pasangan calon yang terlalu kuat sehingga tidak ada yang berani untuk melawan
“Calon dari petahana terlalu kuat dan tingkat kepuasan yang terlalu tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, kemungkinan kotak kosong menang melawan Eri-Armuji sangat kecil. Bahkan 99 persen kotak kosong di Surabaya tidak akan bisa menang di Pilwali Surabaya 2024 ini.
“Kenapa? Sangat kecil kotak kosong menang di Surabaya. Pertama, jumlah penduduk Kota Surabaya ini relatif besar, sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) hampir 3 juta,” kata Surokim.
Faktor kedua, adalah komunikasi partai-partai politik di kota Surabaya ini relatif intim, terlalu akrab dan terlalu menyatu frekuensinya dengan petahana sehingga terlalu harmonis.
“Yang ketiga tentu ada kelompok kelompok yang merasa di cekal untuk tempat parlemen sehingga yang tidak melakukan perlawanan itu tidak kelihatan,” katanya.
“Jadi, saya pikir tiga faktor itu yang membuat kotak kosong di Surabaya kecil sekali (menang). Kemungkinan bahkan saya bilang 99 persen kotak kosong tidak akan bisa menang di Surabaya,” ucap Surokim.
(Sigit Santoso)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Post Views: 76










