OMK SE-PAROKI PALIPI Melaksanakan Festival Orang Muda – Berita24Jam

Samosir, Berita24Jam.ID – Paroki St. Fransiskus Asisi mengadakan Festival Orang Muda Se – Paroki Palipi untuk mengantisipasi orang mudanya untuk lebih aktif di Gerejanya serta untuk lebih mencintai budayanya lewat Pawai Budaya dan beberapa kegiatan perlombaan, diantaranya Lomba Mazmur, Baca Kitab Suci, Vocal Solo, Tortor Kreasi Modern dan Koor.

Acara ini berlangsung sejak tanggal 30 Juni s/d 1 Juni 2025. Kegiatan Festival OMK ini dimulai dengan Pawai Kebudayaan dari Tanah Lapang Mogang, Kecamatan Palipi. Sebelum melaksanakan Pawai Kebudayan, Pastor Paroki RP.Deo Gratias Manalu, OFM.Cap bersama Bapak P.Sinaga selaku Babin Kambtibmas, Ibu Josephina br. Sidauruk selaku Kasi Trantib Kecamatan Palipi, jajaran Dewan Pastoral Paroki St. Fransiskus Asisi dan Seksi Kepemudaan Se – Paroki St. Fransiskus Asisi mengadakan acara Pelepasan Balon di Lapangan Tanah Lapang Mogang,tanda dimulainya Pawai Kebudayaan. Adapun rute Pawai Kebudayaan dimulai dari Tanah Lapang Mogang dan berakhir di lokasi Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi – Palipi.

Tampak dalam Pawai Kebudayaan, para peserta Pawai Kebudayaan sangat menikmati pawai dengan ragam yel – yel yang mereka nyanyikan sepanjang jalan menuju Lokasi Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi – Palipi. Sesampainya di lokasi Gereja Paroki para peserta langsung menuju Aula Paroki dan melakukan persiapan Ekaristi sebagai awal dari acara Festival Seni dan Budaya OMK Se – Paroki St. Fransiskus Asisi – Palipi.

Ekaristi Festival Seni dan Budaya dipimpin oleh Vikaris Episkopal Samosir, RP. Yanuarius Berek, SVD dan imam pendamping RP. Deo Gratias Manalu. Dalam homilinya Pastor Yan, demikian sapaan khasnya, menyampaikan bahwa tema Festival dan kegiatan yang dilaksanakan sangat menarik dalam jaman yang serba modern dan serba kekinian. Lebih lanjut dalam homilinya melihat tema Festival Seni dan Budaya OMK Paroki Palipi sangat menarik, karena menghantar OMK pada sebuah pangilan yang tak terputus diantara iman dan budaya. Pastor Yan Berek menilai bahwa jika OMK berangkat dr Gereja mesti tertuju pada budaya, dan bila berawal dari budaya mesti berujung pada gereja, artinya OMK mesti hidup dalam budaya yg beriman sehingga tidak perlu terikut dalam moderinisasi yang menghantam budaya.

Sahat Rumapea sebagai Orang Muda Katolik dan Ketua Panitia, melihat kegiatan Festival ini sebagai sebuah harapan agar seusai Festival OMK ini usai, OMK semakin giat dalam bertugas dan melayani di Gerejanya masing – masing, karena menurutnya banyak bakat – bakat yang bisa dikembangkan di Gerejanya masing – masing.

Ika Diorima Tamba selaku Ketua OMK stasi Parmonangan – Tamba Dolok dan peserta festival berharap agar kegiatan festival dan pertemuan pertemuan orang muda separoki yang diikutinya, agar lebih sering diadakan. Menurut Ketua OMK Parmonangan – Tamba Dolok tersebut pertemuan orang muda seperti ini menambah wawasan orang muda.
Paroki Santo Fransiskus Asisi – Palipi terdiri dari 36 Gereja Stasi dan 8 rayon, yang tersebar di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Palipi dan Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir.

Festival Seni dan Budaya OMK Se – Paroki St. Fransiskus Asisi – Palipi mengambil tema “OMK bemisi dalam iman dan budaya”.Sampai berita ini diterbitkan belum ada pemenang dan masih sedang berlangsung.

(RT)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

Post Views: 16

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *