Reaksi Rafael Jodar Usai Kandas Di Shanghai Open
Berita Tenis: Rafael Jodar mungkin gagal meraih kemenangan di final Shanghai Open musim 2026, tetapi ia memilih untuk mengambil sisi positif dari perjalanannya hingga mencapai final turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya.
Setelah memenangkan set pembuka, petenis berkebangsaan Spanyol tidak mampu mempertahankan momentumnya saat menghadapi rekan senegaranya, Alejandro Davidovich Fokina yang kemudian bangkit untuk mengamankan gelar terbesar dalam kariernya di Shanghai Open.
Meski merasa kecewa karena gagal membawa pulang trofi kemenangan, petenis berusia 20 tahun dengan cepat merefleksikan pencapaiannya di sepanjang turnamen Masters 1000 tersebut, yang ia anggap sebagai pengalaman yang sangat membesarkan hati.
“Ini adalah pekan yang luar biasa. Saya memainkan banyak pertandingan,” ujar Jodar yang mengalahkan Casper Ruud di perempatfinal dan Daniil Medvedev di semifinal.
“Ada banyak hal yang perlu ditingkatkan untuk turnamen berikutnya. Kali ini saya memang belum berhasil menang, tetapi saya tetap senang dengan perkembangan yang saya alami.”
Terobosan terbaru petenis berkebangsaan Spanyol menandai tonggak pencapaian lain dalam kiprahnya di sepanjang musim 2026, di mana ia telah mencatatkan rekor 43-17 di turnamen ATP. Berkat performanya di Shanghai, ia naik ke posisi kesembilan dalam klasemen sementara menuju ATP Finals, sekaligus memperkuat peluangnya untuk lolos ke turnamen akhir musim tersebut untuk kali pertama dalam kariernya.
Meskipun taruhannya lebih besar dari sebelumnya di Shanghai, ia menegaskan bahwa ia menghadapi final Shanghai Open musim ini sama seperti pertandingan-pertandingan lainnya. Walaupun sempat unggul satu set dan satu peluang break, ia tidak berhasil menuntaskan pertandingan tersebut, tetapi ia tetap berfokus pada pengalaman yang diperoleh dari berkompetisi di salah satu panggung terbesar dalam olahraga ini.
“Sama seperti pertandingan tenis lainnya,” jawab Jodar saat ditanya apakah perasaannya sebelum laga final di Shanghai berbeda dengan pertandingan-pertandingan lain yang pernah ia jalani.
“Saya hanya berusaha menikmati momen dan pertandingannya. Saya telah mengerahkan segalanya, tetapi memang saya belum ditakdirkan kali ini.”
Davidovich Fokina perlahan membalikkan keadaan untuk keunggulannya, meningkatkan performanya untuk merebut set kedua, sebelum akhirnya menjalani set penentu yang menegangkan di mana kedua petenis sama-sama memiliki peluang.
“Ia juga bermain dengan baik. Ada detail-detail kecil di set kedua yang ia mainkan dengan lebih baik daripada saya,” komentar Jodar mengenai Davidovich Fokina setelah pertemuan pertama mereka di turnamen ATP.
“Menurut saya, itulah sebabnya ia mampu bangkit di set kedua. Kemudian di set ketiga, pertandingannya sangat ketat. Saat menghadapi peluang break point, ia bermain dengan lebih baik.”
Artikel Tag: alejandro davidovich fokina, shanghai open
Published by Berita24Jam.ID at https://www.ligaolahraga.com/tenis/rafael-jodar-tetap-berpikir-positif-walau-tak-naik-podium-juara-di-shanghai










