Sat Lantas Polres Kuningan Edukasi Siswa TK dan PAUD tentang Keselamatan Berlalu Lintas – Berita24Jam

KUNINGAN, Berita24Jam.ID – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bagi siswa TKIT Izdihaar Nurulillah dan PAUD Qur’an Assuffah melalui program Polisi Peduli Pendidikan di Mapolres Kuningan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan dan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai aturan dasar di jalan raya sekaligus diajak mengenal sosok polisi sebagai sahabat yang melindungi masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., bersama jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres Kuningan.

Mengusung konsep edutainment, yakni pembelajaran yang memadukan edukasi dan hiburan, para petugas menyampaikan materi secara interaktif agar mudah dipahami anak-anak. Metode ini membuat proses belajar berlangsung lebih menarik tanpa menghilangkan pesan utama mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan simbol-simbol lalu lintas, arti warna lampu lalu lintas, serta tata cara menyeberang jalan yang aman melalui zebra cross. Anak-anak juga diajak menyanyikan lagu-lagu bertema lalu lintas untuk membantu mereka memahami dan mengingat materi yang disampaikan.

Selain mengenalkan rambu dan marka jalan, petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI), khususnya bagi anak-anak yang dibonceng orang tua saat berkendara sepeda motor.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membiasakan perilaku aman sejak dini. Anak-anak diharapkan dapat mengenali aturan dasar lalu lintas dan memahami bahwa keselamatan harus menjadi perhatian setiap pengguna jalan.

Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengetahuan tentang keselamatan berkendara, tetapi juga bertujuan membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan anak-anak.

Menurutnya, pendekatan yang ramah dan edukatif diperlukan agar anak-anak tidak merasa takut terhadap polisi. Dengan demikian, mereka dapat mengenal kepolisian sebagai institusi yang hadir untuk melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat.

“Kami ingin menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap sosok Polisi. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, kami berharap Polri dapat dipandang sebagai sahabat, pengayom, dan pelindung anak sejak mereka berada di usia dini,” ujar AKP Aktuin Moniharapon.

Pendekatan humanis tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan edukasi keselamatan berlalu lintas. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, pesan mengenai kepatuhan terhadap aturan diharapkan lebih mudah diterima oleh anak-anak.

Pengenalan aturan lalu lintas sejak usia dini juga diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter disiplin. Kebiasaan sederhana, seperti mengenali lampu lalu lintas, menggunakan tempat penyeberangan yang aman, serta memakai helm sesuai standar ketika dibonceng, merupakan bagian dari perilaku yang perlu dibangun melalui pembelajaran dan contoh nyata.

Sat Lantas Ajak Orang Tua dan Guru Jadi Teladan

Edukasi Siswa TK dan PAUD

Edukasi keselamatan berlalu lintas dalam kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan kepada siswa TKIT dan PAUD. Petugas Sat Lantas Polres Kuningan turut menyampaikan imbauan kepada guru pendamping serta orang tua atau wali murid yang hadir.

Para orang tua dan guru diajak berperan aktif dalam menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas kepada anak-anak. Salah satu langkah yang ditekankan adalah memberikan contoh nyata dalam mematuhi peraturan ketika berkendara maupun saat beraktivitas di jalan raya.

Keteladanan orang dewasa dinilai penting karena anak-anak dapat belajar melalui kebiasaan yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pesan keselamatan yang disampaikan melalui kegiatan edukasi perlu diperkuat dengan perilaku konsisten dari orang tua dan lingkungan pendidikan.

Penggunaan helm standar saat membonceng anak, kepatuhan terhadap lampu lalu lintas, serta kebiasaan menyeberang di tempat yang aman merupakan contoh perilaku yang dapat diperlihatkan secara langsung kepada anak-anak.

Keterlibatan keluarga dan sekolah diharapkan membuat edukasi tidak berhenti ketika kunjungan ke Mapolres Kuningan selesai. Nilai kedisiplinan dan kesadaran keselamatan dapat terus ditanamkan melalui pendampingan serta pembiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Kuningan berharap terbangun karakter anak yang lebih disiplin dan memiliki pemahaman dasar mengenai keselamatan berlalu lintas. Program ini sekaligus menjadi sarana mempererat kemitraan antara kepolisian dan lembaga pendidikan anak usia dini.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya mencetak generasi muda yang memahami pentingnya menaati aturan dan menjaga keselamatan diri maupun orang lain ketika berada di jalan raya.

Kunjungan siswa TKIT Izdihaar Nurulillah dan PAUD Qur’an Assuffah ini menjadi bagian dari pendekatan edukatif Sat Lantas Polres Kuningan dalam mengenalkan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak. Melalui pembelajaran yang ramah, interaktif, dan melibatkan lingkungan terdekat, kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan dapat tumbuh sejak usia dini.

(Surya Asia)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *